GAGASAN LOTMAN
PERIODE POSTMODERNISME
A. TEORI EKSPRESI & INTUISI
Teori ekspresi adalah pendapat yang dikemukakan sebagai suatu keterangan mengenai sesuatu peristiwa yang bersifat menyatakan atau menjelaskan, misalnya suara, senyum, pandangan, isyarat, harapan dan kekecewaan. Sedangkan Intuisi adalah bisikan hati, gerak hati, daya batin untuk mengerti atau mengetahui sesuatu tidak dengan berpikir atau belajar.
B. ANIMAL SYMBOLICUM (simbol-simbol pada binatang)
Merupakan segala sesuatu yang melambangkan adanya suatu tanda/lambang pada binatang yang terbentuk atas dasar konvensi sebagai identitas diri.
C. SEMIOTIKA
Tokoh semiotik Rusia J.U.M. Lotman mengungkapkan bahwa … culture is constructed as a hierarchy of semantic systems (Lotman, 1971:61).
Pernyataan itu tidaklah berlebihan karena hirarki sistem semiotik atau sistem tanda meliputi unsur (1) sosial budaya, baik dalam konteks sosial maupun situasional, (2) manusia sebagai subjek yang berkreasi, (3) lambang sebagai dunia simbolik yang menyertai proses dan mewujudkan kebudayaan, (4) dunia pragmatik atau pemakaian, (5) wilayah makna. Orientasi kebudayaan manusia sebagai anggota suatu masyarakat bahasa salah satunya tercermin dalam sistem kebahasaan maupun sistem kode yang digunakannya.
Adanya kesadaran bersama terhadap sistem kebahasaan, sistem kode dan pemakaiannya, lebih lanjut juga menjadi dasar dalam komunikasi antar-anggota masyarakat bahasa itu sendiri. Dalam kegiatan komunikasinya, misalnya antara penutur dan pendengar, sadar atau tidak, pastilah dilakukan identifikasi. Identifikasi tersebut dalam hal ini tidak terbatas pada tanda kebahasaan, tetapi juga terhadap tanda berupa bunyi prosodi, kinesik, maupun konteks komunikasi itu sendiri. Dengan adanya identifikasi tersebut komunikasi itu pun menjadi sesuatu yang bermakna baik bagi penutur maupun bagi penanggapnya.

0 comments:
Posting Komentar